Pengertian Kolonialisme dan Imperialisme
Negara kolonialisme pertama adalah Spanyol dan Inggris. Pendukung dari kolonialisme berpendapat bahwa hukum kolonial menguntungkan negara yang dikolonikan dengan mengembangkan infrastruktur ekonomi dan politik yang dibutuhkan untuk pemodernisasian dan demokrasi.
Pengertian Kolonialisme
Berasal dari kata Latin Koloni artinya pemukiman. Jadi kolonialisme adalah upaya yang dilakukan negara-negara penguasa dalam rangka menguasai suatu daerah/wilayah untuk mendapatkan sumber daya.
Lebih jelasnya kolonialisme adalah penguasaan oleh suatu negara atas daerah atau bangsa lain dengan maksud untuk memperluas negara itu. Menurut catatan sejarah, sistem kolonialisme sudah muncul pada zaman Yunani Kuno. Sejak awal kemunculan politik kolonialisme bertujuan untuk menguras sumber-sumber kekayaan daerah koloni demi perkembangan industri dan memenuhi kejayaan dari negara-negara yang melaksanakan politik kolonial tersebut. Mereka tidak pernah memperhatikan kesejahteraan dan pendidikan rakyat di daerah koloninya. Sehingga kehidupan rakyat di daerah-daerah koloni tetap miskin dan penuh penderitaan.
Tujuan Kolonialisme
Umumnya kolonialisme memiliki tujuan untuk mencari dominasi ekonomi dari sumber daya,tenaga kerja, perdagangandi wilayah tersebut. Umumnya wilayah koloni ialah wilayah yang memiliki bahan mentah yang banyak untuk memenuhi keperluan negara yang melakukan kolonialisme.
Kolonialisme ini bertujuan untuk menguras habis sumber daya alam atau kekayaan alam dari negara yang dijadikannya sebagai tempat koloni untuk diangkut ke negara induk.
Macam Macam Kolonialisme
1.Koloni domisili : penduduk suatu negara menduduki daerah koloni (asimilasi dan pendudukan)
2.Koloni libensraum : terjadi ledakan penduduk di negara induk, sehingga sejumlah orang mencari ruang hidup di wilayah baru
3.Koloni deportasi : daerah koloni digunakan untuk menempatkan tahanan politik
4.Koloni eksploitasi : daerah koloni dieksploitasi SDA dan SDM-nya untuk keuntungan financial
5.Koloni defensi : daerah koloni berupa pulau-pulau untuk kepentingan pertahanan
6.Koloni netral : pendudukan sebuah wilayah untuk tempat tinggal tanpa ada pretense lain.
Imperialisme
Pada zaman dahulu kebesaran seorang raja diukur menurut luas daerahnya, maka raja suatu negara ingin selalu memperluas kerajaannya dengan merebut negara-negara lain. Tindakan raja inilah yang disebut imperialisme oleh orang-orang sekarang, dan kemudian ditambah dengan pengertian-pengertian lain hingga perkataan imperialisme mendapat arti-kata yang kita kenal sekarang ini. hingga kata imperealisme ini bisa digunakan untuk dan menetap di mana saja.
Pengertian Imperialisme
Istilah Imperialisme berasal dari kata Latin “imperare” yang berarti “memerintah”. Hak untuk memerintah (imperare) disebut “imperium”.
Jadi dapat disimpulkan Imperialisme ialah sebuah kebijakan di mana sebuah negara besar dapat memegang kendali atau pemerintahan atas daerah lain agar negara itu bisa dipelihara atau berkembang. Sebuah contoh imperialisme terjadi saat negara-negara itu menaklukkan atau menempati tanah-tanah itu.
Tujuan Imperialisme
*.Penguasaan atau dominasi duniayang terorganisasi secara politis yaitu suatu imperium dunia
*.Berupa Imperium ataupun hegemoni yang mempunyai dimensi kontinental
*.Pengaruh yang lebih besar dari kekuataan yang dilokalisir.
Jenis-jenis Imperalisme
Jenis imperialisme dapat dibagi berdasarkan waktu munculnya dan tujuan penguasaannya.
Berdasarkan waktu munculnya :
*.Imperialisme Kuno
Imperialisme kuno berlangsung sebelum terjadinya revolusi industri dengan tujuan mencapai kejayaan (glory), memiliki kekayaan (gold) dan menyebarkan agama (gospel). Suatu negara merebut negara lain untuk menyebarkan agama, mendapatkan kekayaan dan menambah kejayaannya.
Contoh negara yang menganut imperialisme kuno seperti Portugis dan Spanyol.
*.Imperialisme Modern
Imperialisme modern berlangsung setelah revolusi industri. Munculnya imperialisme modern disebabkan oleh keinginan negara penjajah mengembangkan perekonomiannya. Mereka mencari jajahan untuk dijadikan sumber bahan mentah dan pasar bagi hasil-hasil industri, kemudian juga sebagai tempat penanaman modal bagi kapital surplus.
Contoh negara yang menganut pola imperialisme modern adalah Inggris.
Berdasarkantujuan penguasaannya, jenis-jenis imperialisme dibagi menjadi:
*.Imperialisme Politik
Imperialisme politik adalah upaya untuk menguasai seluruh kehidupan politik dari negara lain. Negara yang dikuasai itu merupakan daerah jajahan dalam arti yang sesungguhnya. Ketika nasionalisme muncul dan semakin berkobar, maka imperialisme politik bersembunyi dalam bentuk protektorat dan mandat.
*.Imperialisme Ekonom
iImperialisme ekonomi adalah suatu upaya untuk dapat menguasai perekonomian negara lain. Imperialisme ekonomi berusaha mewujudkan zona-zona ekonomi di negara jajahan yang bertujuan untuk memperkuat ekonomi negara penjajah.
*.Imperialisme Kebudayaan
Imperialisme kebudayaan adalah suatu upaya untuk menguasai mentalitas dan jiwa dari negara lain. Kebudayaan suatu bangsa tercermin dari mentalitas dan jiwa bangsa tersebut. Apabila mentalitas dan jiwa bangsa itu diubah, maka terjadi perubahan kebudayaan pada bangsa itu.
*.Imperialisme Militer
Imperialisme militer adalah suatu upaya untuk menguasai daerah-daerah dari negara lain yang dianggap strategis dengan menggunakan kekuatan angkatan bersenjata. Pada daerah yang dianggap strategis, negara imperialis membangun pangkalan militer. Pembangunan pangkalan militer ini bertujuan untuk menjamin kepentingan ekonomi dan keamanan daerah tersebut dari ancaman militer negara imperialisme lainnya, yang juga memiliki daerah tersebut.
Faktor Penyebab Imperialis
* Keinginan untuk menjadi jaya, menjadi bangsa yang terbesar di seluruh dunia (ambition, eerzucht)
* Perasaan sesuatu bangsa, bahwa bangsa itu adalah bangsa istimewa di dunia ini(racial superiority).
* Hasrat untuk menyebarkan agama atau ideologi dapat menimbulkan imperialisme. Tujuannya bukan imperialisme, tetapi agama atau ideologi.
* Letak suatu negara yang diangap geografis tidak menguntungkan.
* Sebab-sebab ekonomi. Sebab-sebab ekonomi inilah yang merupakan sebab yang terpenting dari timbulnya imperialisme, teistimewa imperialisme modern.
1.Keinginan untuk mendapatkan kekayaan dari suatu negara
2.Ingin ikut dalamperdagangandunia
3.Ingin menguasai perdagangan
4.Keinginan untuk menjamin suburnya industri
Akibat Imperialisme
Akibat imperialisme dibagi menjadi 3 yaitu politik, ekonomis dan sosial.
A. Akibat politik
1.Terciptanya tanah-tanah jajahan
2.Politik pemerasan
3.Berkorbarnya perang kolonial
4.Timbulnya politik dunia(wereldpolitiek)
5.Timbulnyanasionalisme
B. Akibat Ekonomis
1.Negara imperialis merupakan pusat kekayaan, negara jajahan lembahkemiskinan
2.Industri si imperialis menjadi besar, perniagaan bangsa jajahan lenyap
3.Perdagangan dunia meluas
4.Adanya lalu-lintas dunia (wereldverkeer)
5.Kapital surplus dan penanaman modal di tanah jajahan6.Kekuatan ekonomipendudukasli tanah jajahan lenyap
C. Akibat Sosial
1.Si imperialis hidup mewah sementara yang dijajah serba kekurangan
2.Si imperialis maju, yang dijajah mundur
3.Rasa harga diri lebih pada bangsa penjajah, rasa harga diri kurang pada bangsa yang dijajah
4.Segala hak ada pada si imperialis, orang yang dijajahtidak memiliki hak apa-apa
5.Munculnya gerakan Eropa-isasi.
Cukup saja artikel kali ini tentang Kolonialisme dan Imperalis semoga bisa menambah wawasan bagi teman teman semua!
Pengertian Kolonialisme
Berasal dari kata Latin Koloni artinya pemukiman. Jadi kolonialisme adalah upaya yang dilakukan negara-negara penguasa dalam rangka menguasai suatu daerah/wilayah untuk mendapatkan sumber daya.
Lebih jelasnya kolonialisme adalah penguasaan oleh suatu negara atas daerah atau bangsa lain dengan maksud untuk memperluas negara itu. Menurut catatan sejarah, sistem kolonialisme sudah muncul pada zaman Yunani Kuno. Sejak awal kemunculan politik kolonialisme bertujuan untuk menguras sumber-sumber kekayaan daerah koloni demi perkembangan industri dan memenuhi kejayaan dari negara-negara yang melaksanakan politik kolonial tersebut. Mereka tidak pernah memperhatikan kesejahteraan dan pendidikan rakyat di daerah koloninya. Sehingga kehidupan rakyat di daerah-daerah koloni tetap miskin dan penuh penderitaan.
Tujuan Kolonialisme
Umumnya kolonialisme memiliki tujuan untuk mencari dominasi ekonomi dari sumber daya,tenaga kerja, perdagangandi wilayah tersebut. Umumnya wilayah koloni ialah wilayah yang memiliki bahan mentah yang banyak untuk memenuhi keperluan negara yang melakukan kolonialisme.
Kolonialisme ini bertujuan untuk menguras habis sumber daya alam atau kekayaan alam dari negara yang dijadikannya sebagai tempat koloni untuk diangkut ke negara induk.
Macam Macam Kolonialisme
1.Koloni domisili : penduduk suatu negara menduduki daerah koloni (asimilasi dan pendudukan)
2.Koloni libensraum : terjadi ledakan penduduk di negara induk, sehingga sejumlah orang mencari ruang hidup di wilayah baru
3.Koloni deportasi : daerah koloni digunakan untuk menempatkan tahanan politik
4.Koloni eksploitasi : daerah koloni dieksploitasi SDA dan SDM-nya untuk keuntungan financial
5.Koloni defensi : daerah koloni berupa pulau-pulau untuk kepentingan pertahanan
6.Koloni netral : pendudukan sebuah wilayah untuk tempat tinggal tanpa ada pretense lain.
Imperialisme
Pada zaman dahulu kebesaran seorang raja diukur menurut luas daerahnya, maka raja suatu negara ingin selalu memperluas kerajaannya dengan merebut negara-negara lain. Tindakan raja inilah yang disebut imperialisme oleh orang-orang sekarang, dan kemudian ditambah dengan pengertian-pengertian lain hingga perkataan imperialisme mendapat arti-kata yang kita kenal sekarang ini. hingga kata imperealisme ini bisa digunakan untuk dan menetap di mana saja.
Pengertian Imperialisme
Istilah Imperialisme berasal dari kata Latin “imperare” yang berarti “memerintah”. Hak untuk memerintah (imperare) disebut “imperium”.
Jadi dapat disimpulkan Imperialisme ialah sebuah kebijakan di mana sebuah negara besar dapat memegang kendali atau pemerintahan atas daerah lain agar negara itu bisa dipelihara atau berkembang. Sebuah contoh imperialisme terjadi saat negara-negara itu menaklukkan atau menempati tanah-tanah itu.
Tujuan Imperialisme
*.Penguasaan atau dominasi duniayang terorganisasi secara politis yaitu suatu imperium dunia
*.Berupa Imperium ataupun hegemoni yang mempunyai dimensi kontinental
*.Pengaruh yang lebih besar dari kekuataan yang dilokalisir.
Jenis-jenis Imperalisme
Jenis imperialisme dapat dibagi berdasarkan waktu munculnya dan tujuan penguasaannya.
Berdasarkan waktu munculnya :
*.Imperialisme Kuno
Imperialisme kuno berlangsung sebelum terjadinya revolusi industri dengan tujuan mencapai kejayaan (glory), memiliki kekayaan (gold) dan menyebarkan agama (gospel). Suatu negara merebut negara lain untuk menyebarkan agama, mendapatkan kekayaan dan menambah kejayaannya.
Contoh negara yang menganut imperialisme kuno seperti Portugis dan Spanyol.
*.Imperialisme Modern
Imperialisme modern berlangsung setelah revolusi industri. Munculnya imperialisme modern disebabkan oleh keinginan negara penjajah mengembangkan perekonomiannya. Mereka mencari jajahan untuk dijadikan sumber bahan mentah dan pasar bagi hasil-hasil industri, kemudian juga sebagai tempat penanaman modal bagi kapital surplus.
Contoh negara yang menganut pola imperialisme modern adalah Inggris.
Berdasarkantujuan penguasaannya, jenis-jenis imperialisme dibagi menjadi:
*.Imperialisme Politik
Imperialisme politik adalah upaya untuk menguasai seluruh kehidupan politik dari negara lain. Negara yang dikuasai itu merupakan daerah jajahan dalam arti yang sesungguhnya. Ketika nasionalisme muncul dan semakin berkobar, maka imperialisme politik bersembunyi dalam bentuk protektorat dan mandat.
*.Imperialisme Ekonom
iImperialisme ekonomi adalah suatu upaya untuk dapat menguasai perekonomian negara lain. Imperialisme ekonomi berusaha mewujudkan zona-zona ekonomi di negara jajahan yang bertujuan untuk memperkuat ekonomi negara penjajah.
*.Imperialisme Kebudayaan
Imperialisme kebudayaan adalah suatu upaya untuk menguasai mentalitas dan jiwa dari negara lain. Kebudayaan suatu bangsa tercermin dari mentalitas dan jiwa bangsa tersebut. Apabila mentalitas dan jiwa bangsa itu diubah, maka terjadi perubahan kebudayaan pada bangsa itu.
*.Imperialisme Militer
Imperialisme militer adalah suatu upaya untuk menguasai daerah-daerah dari negara lain yang dianggap strategis dengan menggunakan kekuatan angkatan bersenjata. Pada daerah yang dianggap strategis, negara imperialis membangun pangkalan militer. Pembangunan pangkalan militer ini bertujuan untuk menjamin kepentingan ekonomi dan keamanan daerah tersebut dari ancaman militer negara imperialisme lainnya, yang juga memiliki daerah tersebut.
Faktor Penyebab Imperialis
* Keinginan untuk menjadi jaya, menjadi bangsa yang terbesar di seluruh dunia (ambition, eerzucht)
* Perasaan sesuatu bangsa, bahwa bangsa itu adalah bangsa istimewa di dunia ini(racial superiority).
* Hasrat untuk menyebarkan agama atau ideologi dapat menimbulkan imperialisme. Tujuannya bukan imperialisme, tetapi agama atau ideologi.
* Letak suatu negara yang diangap geografis tidak menguntungkan.
* Sebab-sebab ekonomi. Sebab-sebab ekonomi inilah yang merupakan sebab yang terpenting dari timbulnya imperialisme, teistimewa imperialisme modern.
1.Keinginan untuk mendapatkan kekayaan dari suatu negara
2.Ingin ikut dalamperdagangandunia
3.Ingin menguasai perdagangan
4.Keinginan untuk menjamin suburnya industri
Akibat Imperialisme
Akibat imperialisme dibagi menjadi 3 yaitu politik, ekonomis dan sosial.
A. Akibat politik
1.Terciptanya tanah-tanah jajahan
2.Politik pemerasan
3.Berkorbarnya perang kolonial
4.Timbulnya politik dunia(wereldpolitiek)
5.Timbulnyanasionalisme
B. Akibat Ekonomis
1.Negara imperialis merupakan pusat kekayaan, negara jajahan lembahkemiskinan
2.Industri si imperialis menjadi besar, perniagaan bangsa jajahan lenyap
3.Perdagangan dunia meluas
4.Adanya lalu-lintas dunia (wereldverkeer)
5.Kapital surplus dan penanaman modal di tanah jajahan6.Kekuatan ekonomipendudukasli tanah jajahan lenyap
C. Akibat Sosial
1.Si imperialis hidup mewah sementara yang dijajah serba kekurangan
2.Si imperialis maju, yang dijajah mundur
3.Rasa harga diri lebih pada bangsa penjajah, rasa harga diri kurang pada bangsa yang dijajah
4.Segala hak ada pada si imperialis, orang yang dijajahtidak memiliki hak apa-apa
5.Munculnya gerakan Eropa-isasi.
Cukup saja artikel kali ini tentang Kolonialisme dan Imperalis semoga bisa menambah wawasan bagi teman teman semua!

Post a Comment for "Pengertian Kolonialisme dan Imperialisme"